Lelea

PROFIL DESA

NAMA DESA  : LELEA
KECAMATAN  : LELEA
NAMA KUWU  : RAIDI
PENDAMPING DESA SGDs  : BAMBANG JATI KAMARU, TRISNA, NAHUM ROZAK
   : –
LUAS AREA  : 422,52 Ha

POTENSI DESA 

WARNA TANAH PERTANIAN : Hitam
POTENSI PERTANIAN

: – Padi dengan luas tanah 360 Ha

   – Palawija dengan luas 422 Ha

POTENSI PASAR

: – Pasar tradisional dilaksanakan setiap hari dan menjual berbagai macam misalnya sayur mayur, bahan rumah tangga. Keuntungan yang didapatkan dalam satu tahunnya mencapai 22,2 juta/pertahun 

   – Pasar tumpah dilaksanakan setiap malam sabtu dan sabtu pagi

POTENSI PERKEBUNAN : Untuk Perkebunan di Desa Lelea itu ada, hanya dalam skala kecil dengan lahan yang berasal dari sawah yang belum digunakan jadi hanya sementara dan juga sebagai sampingan saja
POTENSI APOTEK HIDUP : Tidak semua menanam apotek hidup tapi ada sebagian yang menanam, tanaman obat yang ditanam yaitu : Jahe, kunyit, sambiloto, kumis kucing
POTENSI PETERNAKAN : Ada sebagian kecil berternak kambing tetapi tidak menonjol
POTENSI KULINER : Bogana, nasi kuning, bubur sumsum, pedesan entog, ayam bekakak dan untuk minuman ada Jahe merah, susu kedelai dan kunyit asam
POTENSI KESENIAN/ADAT (ceritakan sedikit asal usul desa/sejarah)

: Kesenian ada Jidur dan Reog (yang sedang dikembangkan), akan tetapi kesenian yang wajib di kembangkan dan dilesatarikan yaitu Reog karena sebagai pengiring pengantin kasinoman pada saat ngarot.

POTENSI WISATA TERPADU : Potensi wisata terpadunya adat. Desa Lelea ingin membuat kampung adat dimana ada beberapa tempat diantaranya tersedia rumah kuwu, mushola, wc, tempat gowes, tempat menjual cindramata dan ada gedung untuk memperkenalkan sejarah serta adat yang berasal dari desa lelea. Akan tetapi, masih dalam perencanaan terpadu.
 

PENGEMBANGAN SDM DAN PROGRAM KEMITRAAN SMK

KONDISI KARANG TARUNA, AKTIF/PASIF? PAPARKAN!

: – Kondisi Karang Taruna Desa Lelea yaitu aktif, bisa dikatakan demikian dengan adanya kegiatan-kegiatan yang sudah di selenggarakan misalnya seperti hari kemerdekaan RI, PHBI (Peringatan Hari Besar Islam) seperti Isra Mi’raj dengan mengadakan pegajian – Kondisi Posyandu di Desa Lela aktif, terdiri dari 7 aster pos, dilaksanakan sekali dalam setiap bulannya dan tempatnya selalu berpindah-pindah

– Kondisi ibu-ibu PKK Di Desa Lelea pada sebelum covid selalu ada kegiatan rutin dilaksanakan setiap sebulan sekali tetapi setelah covid ada tidak ada kegiatan pertemuan-pertemuan rutin ibu-ibu PKK, kegiatan rutinnya seperti mengikuti Kesehatan, Stagran, dan hari-hari besar nasional.

– jamiyahan setiap hari jumat dan senam bersama dan beranggotakan 20 anggota berdasarkan pokja

– Kondisi PAUD di Desa Lelea pada pandemic covid masih tatap muka akan tetapi sistem belajarnya dilaksanakan setiap dua hari sekali. PAUD disini terdiri dari satu sekolah terdiri dari lima guru dan delapan siswa

– Kondisi BUMDES di Desa Lelea aktif di bidang Kerajinan tangan seperti membuat barang-barang meubel meja, kursi selain itu membuat souvenir seperti gantungan kunci dengan motif gadis ngarot dan itu di jual pada saat ngarot tiba biasanya dilaksanakan pada saat musim penghujan yaitu di bulan oktober sampai desember dan hasilnya dikelola oleh desa dan dimasukan untuk PAD

– Kondisi MUI di Desa Lelea aktif dan kegiatan yang dilakukan oleh MUI rutin dalam melaksanakan dalam memperingati hari besar islam, melaksanakan pengajian rutin, rajaban, maulid Nabi Muhamdad SAW dan kalau ada lomba MTQ

NAMA APLIKASI DESA ONLINE

:- SISKEUDES (Sistem Keuangan Desa) yaitu Aplikasi untuk pengelolaan keuangan desa agar transparan contohnya SPJ, dan APBDES

OM SPAN yaitu aplikasi yang digunakan untuk melakukan monitoring transaksi Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (SPAN) dan menyajikan reporting sesuai kebutuhan

SIRAMPA SEKAR (sistem Informasi perencanaan dan penganggaran yang terintegrasi antara provinsi dan kabupaten / kota seJawa Barat dan Pusat

SIPD yaitu sistem informasi pembangunan daerah untuk mendokumentasikan mengadministrasikan serta mengolah data pembangunan daerah menjadi informasi yang disajikan kepada masyarakat dan sebagai bahan dalam pengambilan keputusan

SIPEDE yaitu sistem yang digunakan oleh Kementerian Desa untuk memantau dan memonitoring dana desa secara terintegritas pada program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat

Sustainable Development Goals, (SDGS) yaitu suatu rencana aksi global yang disepakari oleh para pemimpin dunia untuk mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan dan melindungi lingkungan

JUMLAH OPERATOR APLIKASI DESA : Tidak ada, di back up oleh sekretaris desanya
POTENSI KERJASAMA SMK – DESA : Transformasi Karang Taruna dan KIM menjadi Lembaga/Organisasi Penggerak Desa Pendukung Tumbuhnya Kegiatan Kreatif Ekonomi
  : KAMPUNG LITERASI DAN BAHASA
  : Membangun Kampung Kuliner
IMPIAN DESA DAN MASYARAKAT (5 TAHUN)

:  – Menyelenggarakan pemerintahan desa yang demokratis, transparansi, partisipatif dan akuntanbilitas

– Meningkatkan kapasitas masyarakat dan kelembagaan masyarakat sesuai dengan peranan, tugas dan fungsinya

– Meningkatkan kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana sisual dasar dan ekonomi masyarakat yang merata

– Meningkatkan kualitas sumber daya manusia berbasis agama dan budaya

– Mengembangkan praksara dan swadaya gotong royong masyarakat dalam pembangunan desa

– Memberdayakan peranan kaum perempuan dan generasi muda dengan tetap memelihara adat istiadat dan budaya lokal

– Menciptakan pelestarian lingkungan hidup serta menjaga ketentraman dan ketertiban masyarakat

SARAN : SMK bisa bekerjasama dengan Desa seperti melaksanakan magang atau pelatihan kerja lapangan di Desa setempat untuk menunjang potensi masyarakat desa Lelea