Nunuk

PROFIL DESA

NAMA DESA  : NUNUK
KECAMATAN  : LELEA
NAMA KUWU  : RUSKAMTO, S.IP
PENDAMPING DESA SGDs  : DIAN
   : –
LUAS AREA  : 4.53 Km2

POTENSI DESA 

WARNA TANAH PERTANIAN : Cokelat
POTENSI PERTANIAN

: Padi, Palawija

POTENSI PASAR

: Pasar Tiban (hari Senin malam selasa) Jualan meliputi makanan, aksesoris, perabotan, pakaian, alat pertanian, dll

POTENSI PERKEBUNAN : Pisang, Pepaya, Mangga
POTENSI APOTEK HIDUP : Serai, Daun Sirih, Kunyit, Jambu biji, akar tebu, Jahe, lengkuas, Kencur, temulawak, kumis kucing, daun kemangi, daun kelor
POTENSI PETERNAKAN : Sapi, Kambing, Mentok, ayam
POTENSI KULINER : Pedesan Entok dan Ayam
POTENSI KESENIAN/ADAT (ceritakan sedikit asal usul desa/sejarah)

:

1. Ngarot ( ungkapan rasa syukur atas hasil padi sesudah masa panen dan doa untuk meminta kesuburan pertanian saat musim tanam, juga merupakan pesta muda mudi desa untuk mencari jodoh)

2. Sedekah Bumi ( syukuran hasil panen)

3. Mapag Sri ( Menyambut musim panen)

4. Nguras Sumur

5. Ngunjungan (Doa bersama untuk para sesepuh desa)

6. Baritan (Syukuran atas berkah dengan makan bersama di setiap perempatan

POTENSI WISATA TERPADU : –
 

PENGEMBANGAN SDM DAN PROGRAM KEMITRAAN SMK

KONDISI KARANG TARUNA, AKTIF/PASIF? PAPARKAN!

: Karang taruna pasif atau aktif hanya pada kegiatan tertentu.

NAMA APLIKASI DESA ONLINE

:- SISKEUDES (Sistem Keuangan Desa) yaitu Aplikasi untuk pengelolaan keuangan desa agar transparan contohnya SPJ, dan APBDES

JUMLAH OPERATOR APLIKASI DESA : 1
POTENSI KERJASAMA SMK – DESA : Membangun Video Profil Desa
  : Transformasi Karang Taruna dan KIM menjadi Lembaga/Organisasi Penggerak Desa Pendukung Tumbuhnya Kegiatan Kreatif Ekonomi
  : Tempat Uji Kompetensi dan Sarana Pelatihan Pendampingan Desa.
IMPIAN DESA DAN MASYARAKAT (5 TAHUN)

:  1. Mewujudkan Desa yang masyarakatnya mampu berpendidikan secara merata

2. Ingin memiliki sarana dan prasarana yang menunjang baik untuk budaya maupun untuk pendidikan

SARAN : SMK bisa menjadi tempat untuk sosialisasi dan belajar kaitannya dengan pertanian mulai dari bibit hingga alat-alat pertanian yang modern.