Selamat Datang di website resmi Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu
Selasa, 02 November 2021 | 09:50:59 WIB | Dibaca 57 kali

Melesat….SMKN 1 Lelea, “Debutan baru SMK” Dipercaya Jadi Pengampu Kegiatan KKSI 2021 dan Sayembara Inovasi SMK 2021.

16 sep 2021-10

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Lelea, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat dipercaya menjadi pengampu kegiatan KKSI dan Sayembara Inovasi SMK 2021.  Kegiatan ini, berfokus Bidang Lomba Tata Busana/Fashion Technology”  (Pembuatan Busana Ready To Wear dengan Teknik Zero Waste).

KAMP Kreatif SMK Indonesia sebagai upaya pemerintah untuk melakukan Pembelajaran Daring di masa pandemic tahun ini. Latar belakang penyelenggaraan yakni, perlunya mengimplementasikan teknologi terbaru/industri 4.0 dan Society 5.0 dalam proses pembelajaran di SMK.

Meningkatkan dan memeratakan kualitas pembelajaran di SMK melalui pelatihan yang disampaikan oleh para maestro dan tenaga ahli. Serta meningkatkan akses kepada pendidikan berkualitas di SMK.

Materi pelatihan diberikan secara langsung oleh para instruktur/ narasumber ahli di bidangnya masing-masing. Adapun pelaksanaan kegiatan ini berbasis daring atau video conference yang ditujukan untuk para Siswa SMK dari seluruh Wilayah Indonesia.

Dari sekian banyak topik pembelajaran yang disediakan pada kamp kreatif smk indonesia, SMK Negeri 1 Lelea dipercaya untuk menjadi pengampu dari kegiatan KKSI 2021 ini, yaitu berfokus Bidang Lomba Tata Busana/Fashion Technology”  (Pembuatan Busana Ready To Wear dengan Teknik Zero Waste).

CEO SMKN I Lelea,  Ayip Saripudin, S.Pd menjelaskan, Kamp Kreatif SMK Indonesia  adalah upaya pemerintah agar anak didik dapat terus belajar sekaligus berinovasi dalam situasi pandemi Covid-19. Dengan Mengusung EDUPARK SMK sebagai Program Inovasi Unggulan/Sekolah Model dengan Merubah Paradigma Pembelajaran SMK menuju Pusat Pengembangan Teknologi, Pelatihan, Sertifikasi dan Inovasi dalam SMK Membangun Desa di Kawasan Metropolitan Rebana.  

Kamp Kreatif SMK Indonesia (KKSI) Tahun 2021 merupakan salah satu bentuk upaya untuk dapat meningkatkan dan meratakan mutu pendidikan. (1922)

BERITA LAINNYA